Jumat, 30 Mei 2014

sejarah mesin wankel

Mesin wankel atau disebut juga mesin rotary adalah mesin pembakaran dalam yang digerakkan oleh tekanan yang dihasilkan oleh pembakaran diubah menjadi gerakan berputar pada rotor yang menggerakkan sumbu.

Mesin ini dikembangkan oleh insinyur Jerman Felix Wankel. Dia memulai penelitiannya pada awal tahun 1950an di NSU Motorenwerke AG (NSU) dan prototypenya yang bisa bekerja pada tahun 1957. NSU selanjutnya melisensikan konsepnya kepada beberapa perusahaan lain di seantero dunia untuk memperbaiki konsepnya.

Karena mesin wankel sangat kompak, ringan, mesin ini banyak digunakan pada berbagai kendaraan dan peralatan seperti pada mobil balap, pesawat terbang, go-kart, speed boat.

cara kerja 

Tanda "A" merupakan salah satu ujung dari rotor. Tanda "B" menunjukkan sumbu eccentric yang menggerakkan poros mesin. Sumbu poros mesin berputar tiga kali untuk setiap putaran rotor mengelilingi poros eccentric.

Mobil dengan mesin wankel

Pada awal hadirnya mesin Wankel ini, banyak pabrikan otomotif dunia yang menggunakannya seperti GM, Mercedes-Benz, Mazda, Rolls Royce dsb. Namun diantara semua pabrikan saat ini hanya tinggal pabrikan Mazda saja yang serius mengembangkan mesin legendaris rotary ini.

Mazda RX-7 adalah mobil sport yang diproduksi oleh perusahaan Jepang, Mazda. Diproduksi tahun 1978 sampai 2002.

Mazda RX-8 adalah mobil sport yang diproduksi oleh perusahaan Jepang, Mazda. Diproduksi tahun 2001 sampai 2011.

sumber: wikipedia

Mesin wankel atau rotary


credit pict to : echoheri

Mesin rotary atau bisa juga disebut dengan mesin Wankel adalah mesin pembakaran dalam yang digerakkan oleh tekanan yang dihasilkan oleh pembakaran dirubah menjadi gerakan berputar pada rotor yang menggerakkan sumbu (wikipedia).
Mesin ini terbilang unik karena pistonnya merangkap sebagai ruang bakar & memiliki gerak berputar (berotasi), bukan seperti mesin lainnya yang lazim bergerak vertikal ato horisontal.
Salah satu keunggulan mesin rotary adalah mesinnya kompak & keluaran tenaga yang dihasilkan cukup besar meski kapasitas mesinnya terbilang kecil.
Awalnya, mesin rotary dipasang pada pesawat tempur Jerman di era ‘50-an. Baru kemudian, teknologi ini dilirik produsen otomotif, seperti GM, Mercedes-Benz, Rolls-Royce, dan Mazda.

Namun, di antara para manufaktur tersebut, di tangan Mazda-lah lompatan terbesar teknologi mesin rotary terjadi. Melalui Mazda Cosmo Concept, di ajang Tokyo Motor Show 1963, mesin ini menyihir publik karena meski berkapasitas kecil, tenaga dan torsinya cukup besar. Tradisi itu berlanjut hingga kini, di mana mesin rotary adalah jantung pacu wajib untuk mobil sport Mazda RX-series.

Meskipun kubikasi mesin Mazda RX8 hanya 1300cc (setara avanza) tetapi tenaga yang dihasilkan cukup fantastis.!! Setara Super Car.!
Dan Selain Digunakan pada mobil ternyata mesin jenis ini diaplikasikan pula pada motor.. 
waaahhh joss.!!!
Yaitu Suzuki RE-5 & Norton NRV588


Cara kerja mesin

-Posisi rotor sisi a merupakan proses langkah hisap, pada langkah hisap campuran udara dan bahan bakar dihisap masuk ke ruang vakum.

-Posisi rotor sisi b awal merupakan proses langkah kompresi, pada langkah ini campuran udara dan bahan bakar dikompresikan, posisi rotor sisi b akhir merupakan proses langkah usaha, pada langkah ini busi membakar campuran udara dan bahan bakar, tekanan tinggi hasil dari pembakaran menghasilkan ledakan dan menimbulkan tenaga untuk menggerakkan rotor. 


-Posisi rotor sisi c merupakan proses langkah pembuangan, pada langkah ini tekanan tinggi hasil pembakaran keluar melalui exhaust port menuju knlapot.

Dan lebih jelasnya lagi coba perhatikan dua video berikut ini

-Susunan Engine http://img.youtube.com/vi/6BCgl2uumlI/0.jpg
-Proses Pembakaran http://img.youtube.com/vi/sEf8va1S7Sw/0.jpg

Jika kita teliti lebih lagi, mesin wankel akan menghasilkan 3 langkah tenaga dalam satu kali putaran penuh pada mesin, maka 6 kali lebih cepat menghasilkan tenaga dibandingkan motor bakar 4 langkah pada satu kali putaran penuh mesin dan 3 kali lebih cepat menghasilkan tenaga dibandingkan motor bakar 2 langkah pada satu kali putaran penuh mesin.


Ukuran dan bentuk dari rotor serta ruang bakar dapat mempengaruhi tenaga yang dihasilkan. Untuk pemanfaatan tenaga yang besar sekaligus mesin halus (minim getaran), maka dikembangkan mesin wankel dengan dua rotor, yang dipasang berbanding tegak lurus dengan rotor kedua.
PENDAPAT 
1. Boros bahan bakar. karna siklus pembakaran yang terlalu cepat
2. Mahal
3. bengkel servis yang terbatas
4. populasi sparepart yang sulit (apex seal contohnya)
5. emisinya cukup tinggi
Boros dan emisi buruk, ya iyalah, tiap 1 revolusi crankshaft terjadi 3x intake, 3x kompresi dan 3 kali exhaust per 1 silinder. Bayangin mesin 4 tak yang tiap 1 revolusi crank itu cuman terjadi 1x hisap dan 1x kompresi atau 1x powerstroke dan 1x exhaust.
sumber: kaskus ID eko507